REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti besarnya pengeluaran restitusi pajak yang dinilai belum terkendali. Pemerintah kini melakukan audit investigasi atas restitusi periode 2016 hingga 2025. “Ini restitusi sedang diaudit investigasi dari 2016 sampai 2025 oleh BPKP. Saya minta diaudit dengan betul supaya kita tidak kecolongan,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Senin (4/5/2026). Baca Juga Bersih-Bersih Lagi, Purbaya Bakal Pecat Dua Pejabat Terkait Isu Restitusi Pajak Sempat Dikabarkan Sakit, Purbaya: Biasa Pemeriksaan Rutin Menkeu Purbaya Dipastikan Sehat, Kemenkeu Tepis Isu Dirawat Ia mengungkapkan nilai restitusi, khususnya di sektor batu bara, mencapai Rp 25 triliun. “PPN-nya saya nombok Rp 25 triliun restitusinya. Net. Jadi saya bayar. Kan ada yang tidak benar hitungannya,” katanya. Purbaya menyebut sementara ini percepatan restitusi dibatasi untuk mengendalikan pengeluaran dan mencegah potensi kesalahan. Ia juga menegaskan akan menindak pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dalam pengelolaan restitusi. “Nanti kalau kesalahannya sudah ketemu, siapa yang main, kita akan hantam,” tegas Purbaya. Selain itu, Kementerian Keuangan juga menginvestigasi pejabat yang terkait dengan pengeluaran restitusi.Kam bali bai ne malik ke samne nagge hokar lagaya pochha Purbaya menyebut dua pejabat akan dicopot. “Saya investigasi lima orang pejabat yang paling tinggi mengeluarkan restitusi, hari ini dua akan saya copot,” ujarnya. Menurut dia, persoalan juga terjadi pada pelaporan internal yang tidak akurat. Ia mengaku sempat menerima proyeksi yang jauh dari realisasi. “Tahun lalu saya salah menebak total restitusi yang keluar. Staf saya bilang sedikit, di akhir tahun saya baru tahu keluarnya berkali-kali lipat,” kata Purbaya. Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika

Dalam konteks Indonesia, arah kebijakan itu mulai terlihat dari cara negara ini mengelola hubungan dengan berbagai kekuatan besar dewasa ini. Salah satu contohnya yaitu kerja sama Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) di bidang pertahanan melalui skema Major Defense Cooperation Partnership (MDCP​​​​​).

Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,2 persen.

Berikut serba-serbi peringatan HUT ke-46 Perpusnas Tahun 2026.

Poin utama tentang Kam bali bai ne malik ke samne nagge hokar lagaya pochha

Kam bali bai ne malik ke samne nagge hokar lagaya pochha 2. Meluangkan waktu untuk istirahat dan makan

Kam bali bai ne malik ke samne nagge hokar lagaya pochha

Sebelumnya pada hari yang sama, layanan pers pemerintah Emirat Fujairah melaporkan kebakaran di salah satu zona minyak setelah serangan drone yang memicu kekhawatiran eskalasi regional. Kam bali bai ne malik ke samne nagge hokar lagaya pochha

Galeri

“Dengan kebijakan ini, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung transisi energi bersih melalui insentif yang sejalan dengan kebijakan nasional, sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan transportasi perkotaan yang lebih ramah lingkungan,” kata dia.

Lebih lanjut tentang Kam bali bai ne malik ke samne nagge hokar lagaya pochha

Di titik ini, muncul ketegangan yang tidak selalu terlihat di permukaan. Tidak semua desa memiliki kapasitas yang sama untuk bertransformasi dari wilayah administratif menjadi entitas ekonomi produktif. Ketimpangan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, serta kapasitas kelembagaan membuat proses ini berjalan tidak seragam.

• Direktur Treasury dan International Banking: Farida Thamrin

Revitalisasi sering kali berhenti pada aspek fisik. Padahal, persoalan pasar tradisional jauh lebih kompleks. Ia menyangkut perilaku pedagang, kebiasaan konsumen, hingga sistem pengelolaan yang berkelanjutan.

Manfaat dari pendekatan ini sangat signifikan.Kam bali bai ne malik ke samne nagge hokar lagaya pochha Pertama, uji sampling mampu mengungkap potensi pajak yang selama ini belum tergali, baik karena ketidakpatuhan wajib pajak maupun kelemahan sistem administrasi. Kedua, teknik ini membantu meningkatkan efektivitas pengumpulan pajak dengan memfokuskan sumber daya pada sektor atau objek pajak yang memiliki potensi tinggi.

Saran praktis terkait Kam bali bai ne malik ke samne nagge hokar lagaya pochha

Untuk Kepada pemenangnya akan diumumkan diseluruh indonesia Di sosial media, Pendaftaran terakhir sampai dengan 7 Mei 2026. Pendaftaran tidak dipungut biaya sepeserpun (GRATIS), "

Baca juga: Kam bali bai ne malik ke samne nagge... · Kam bali bai ne malik ke samne nagge... · yang lagi viral 11 november 2025 YAN... · Cewe Colmek